Sabtu, 17 September 2011

PERBEDAAN ANTARA AL QUR'AN DENGAN KITAB-KITAB ALLAH YANG LAIN


Al Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dengan perantaraan Malaikat Jibril. Al Qur'an diturunkan dengan makna dan lafadz. Maksudnya Al Qur'an (kalam Allah) diturunkan dengan tanpa merbah lafadz yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad menyampaikan wahyu yang ditermanya melalui Malaikan Jibrik kepada umatnya dengan ktanpa mengurangi atau menambahkan saru huruf pun. Dan Allah menjamin keasliannya. Misal : Devi diperintah ibunya ke pasar untuk membeli suruh "Devi, tulung nukokna suruh nang pasar". Di jalan Devi bertemu dengan seorang temannya dan ditanya "Dev, garep maring ngendi ?". Devi menjawab " garep meng pasar, kon tuku suruh". Di sini teman Devi mengerti makna yang disampaikan melalui jawaban Devi yaitu Devi pergi ke pasar untuk membeli suruh. Lain halnya dengan "Dev, garep maring ngendi ?". Devi menjawab "(Devi, nukokna suruh nang pasar), mau nyong diprentah ibu kaya kuwe". Walaupun kedua jawaban Devi diatas memiliki makna yang sama, tetapi lafadznya berbeda.
Dengan cara yang sama seperti jawaban Devi yang kedua itulah Al Qur'an diturunkan sehingga terjaga kemurniannya. Pada jawaban yang pertama merupakan cara kitab-kitab Allah (sebelum Al Qur'an) diturunkan sehingga rawan sekali terjadi perubahan.
Misal : Inyong njagong nang jengkok. Aku duduk di kursi. Inyong njagong nang korsi. Inyong njagong nang resban.
Setiap kali diterjemahkan ke dalam lain bahasa, bisa saja terjadi perubahan redaksi. Karena ada berberapa bahasa yang dimana setiap kata memiliki arti yang banyak. Misal kursi dalam bahasa Indonesia dapat memiliki arti jengkok, korsi, dan resban dalam bahasa jawa.
Lain halnya dengan Al Qur'an. Al Qur'an diturunkan dengan menggunakan bahasa arab. Disampaikan sesuai dengan wahyu yang diturunkan. Walaupun diterjemahkan ke dalam bahasa lain, tetapi tetap berpedoman pada teks aslinya, bahasa arab. Kitab- kitab Allah sebelum Al Qur'an diturunkan dengan makna tetapi tidak disertai dengan lafadznya. Maksudnya Allah SWT menurunkan wahyu kepada Rosulnya, tetapi Rosul menyampaikan kepada umatnya dengan menggunakan kata yang dirangkai sendiri. Itu sebabnya kitab-kitab terdahulu sebelum Al Qur'an mengalami perubahan. Perubahan-perubahan itu disesuaikan dengan bahasa dan budaya pada suatu bangsa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar